PALU, beritapalu.ID | Selama tiga hari kawasan religi Jalan Sis Aljufri berdenyut dengan kegiatan keagamaan, pameran UMKM, dan lautan jamaah. Senin (30/3/2026) malam, Festival Raudhah Sis-Aljufri Tahun 2026 resmi ditutup, menandai berakhirnya rangkaian peringatan Haul ke-58 Guru Tua, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, yang berlangsung sejak 28 Maret 2026.
Penutupan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa festival ini jauh melampaui sekadar seremoni tahunan. “Festival ini bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kecintaan kita kepada sosok ulama besar, pendiri Perguruan Islam Al-Khairaat, yakni Guru Tua, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri,” ujarnya.
Sekda juga menyoroti dampak ekonomi festival yang kini telah memasuki tahun ke-16 penyelenggaraan bersama Pemerintah Kota Palu sejak 2010 itu. “Festival ini diharapkan mampu mendorong perputaran perekonomian masyarakat. Kegiatan ini juga disiapkan untuk memberikan akses bagi para pelaku UMKM serta menjadi ruang produktif bagi mereka,” tambahnya.
Lebih dari sekadar mengenang, Sekda mengajak masyarakat — khususnya generasi muda — untuk meneruskan nilai-nilai yang diajarkan Guru Tua: keikhlasan, kesederhanaan, persatuan, serta kecintaan terhadap ilmu dan agama. “Dengan berakhirnya Raudhah Festival 2026 ini, saya mengajak kita semua untuk tidak berhenti sampai di sini. Mari kita terus menghidupkan semangat perjuangan Guru Tua dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Sekda juga menegaskan bahwa pelaksanaan festival tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di tahun mendatang, sekaligus diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kota Palu.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya