beritapalu.id
Sunday, 29 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
FeatureFotoInspirasiPaluReligiSeni Budaya

Lebaran Burasa: Dari Reruntuhan Bencana, Lahir Tradisi yang Mempererat

Published: 29 March, 2026
Share
Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu.ID | Malam itu, aroma santan menguar dari balik lipatan daun pisang yang tersusun rapi di atas nampan-nampan. Di dalam Masjid At-Tauhid, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu, puluhan warga duduk bersila di atas karpet hijau, bahu-membahu, piring-piring kecil berjajar di hadapan mereka. Di luar, tawa anak-anak bersahutan, tangan-tangan kecil berebut burasa yang sengaja digantung di halaman masjid. Inilah Lebaran Burasa — sebuah tradisi sederhana yang lahir dari luka, namun tumbuh menjadi perayaan yang sepenuh hati, Jumat (28/3/2026) malam.

Delapan tahun lalu, Kayumalue Ngapa adalah salah satu wilayah yang poranda dihantam gempa, tsunami, dan likuefaksi yang mengguncang Kota Palu pada 28 September 2018. Rumah-rumah lenyap, tanah bergerak, dan warga terpencar mencari tempat aman. Namun di tengah trauma dan kehilangan itu, sekelompok warga yang kemudian menyebut diri mereka komunitas penyintas justru memilih untuk tidak larut dalam duka. Mereka berkumpul, bukan untuk mengeluh, melainkan untuk mengikat kembali tali persaudaraan yang sempat tercerai oleh bencana.

Saat Idul Fitri pertama tiba setelah bencana, suasana terasa berat. Tidak ada rumah yang cukup lapang untuk berkumpul, tidak ada ketupat yang biasa menghiasi meja makan seperti tahun-tahun sebelumnya. Warga RW 3 Kayumalue Ngapa pun berinisiatif membuat burasa bersama — penganan khas berbahan beras yang dikukus dengan santan, dibungkus daun pisang, lalu dimasak hingga matang. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Burasa adalah makanan yang melekat erat dalam keseharian mereka, warisan rasa yang melampaui batas usia dan generasi.

BACA JUGA:  Longki Djanggola Minta Pengelola Dapur MBG Bekerja Penuh Tanggung Jawab

“Waktu itu kita semua masih di pengungsian. Tapi saat Lebaran, kita ingin tetap merayakannya, meskipun sesederhana apa pun. Dari situ lahir ide untuk bikin burasa bersama, makan bersama. Lama-lama jadi tradisi,” tutur Muh Nur, warga sekaligus Ketua Panitia Lebaran Burasa tahun ini. Dari kebersamaan itulah istilah “Lebaran Burasa” lahir — merayakan kemenangan Idul Fitri bukan dengan kemewahan, melainkan dengan keikhlasan berbagi sepiring burasa bersama tetangga.

Yang menarik, tradisi ini tidak digelar tepat pada hari raya Idul Fitri, melainkan pada 8 Syawal — tujuh hari setelah Lebaran. Bagi warga Kayumalue Ngapa, waktu itu terasa pas. Ketika di tempat lain suasana Lebaran mulai mereda dan tamu-tamu sudah berpamitan pulang, di sini justru sebaliknya — warga sengaja mengumpulkan diri kembali, seolah ingin memperpanjang kehangatan yang sempat terputus oleh bencana delapan tahun lalu.

BACA JUGA:  Hasil Pekerjaan ISL-CSRRP Kota Palu Diserahterimakan

Masjid At-Tauhid yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini pun menyimpan cerita tersendiri. Bangunan sederhana itu dibangun oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) pasca-bencana, sebagai bagian dari upaya pemulihan komunitas. Kini masjid itu bukan sekadar tempat ibadah — ia adalah rumah bersama, saksi bisu perjalanan komunitas penyintas yang bangkit dari nol.

Rangkaian acara Lebaran Burasa malam itu berlangsung hangat dan khidmat. Diawali dengan laporan panitia, dilanjutkan sambutan Lurah Kayumalue Ngapa, Madawarni, kemudian tausiah yang menyentuh hati, sebelum akhirnya semua larut dalam momen yang paling ditunggu — menyantap burasa bersama. Di atas karpet hijau yang membentang memenuhi ruangan masjid, warga duduk berhadap-hadapan. Nampan-nampan berisi burasa hadir berdampingan dengan kari ayam, daging, ikan, dan beragam lauk lainnya. Tidak ada batas kaya-miskin, tua-muda — semua duduk setara dalam satu hamparan.

Sementara di dalam masjid terasa khidmat, suasana di halaman justru riuh dan meriah. Sekelompok anak-anak dan orang dewasa bersorak berebut burasa yang sengaja digantung — sebuah permainan yang menjadi daya tarik tersendiri dalam tradisi ini. Tangan-tangan teracung ke atas, wajah-wajah berbinar, dan tawa yang meledak setiap kali ada yang berhasil meraih bungkusan daun pisang itu. Sesederhana itu, namun mampu menciptakan kebahagiaan yang tulus.

BACA JUGA:  Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

Tradisi ini kini memasuki tahun ke-8. Bukan lagi sekadar kegiatan warga RW 3, Lebaran Burasa telah menjadi penanda identitas komunitas Kayumalue Ngapa — bukti bahwa dari bencana pun, manusia bisa menciptakan sesuatu yang indah dan bermakna. Lurah Madawarni menyebut tradisi ini sebagai warisan yang patut dijaga. Bukan karena seremonialnya, tapi karena nilai yang ada di baliknya: gotong royong, solidaritas, dan rasa syukur yang diungkapkan bukan lewat kata-kata, melainkan lewat sepiring burasa yang dibuat dan disantap bersama-sama.

Di kota yang pernah diuji oleh bencana besar, Kayumalue Ngapa mengajarkan satu hal yang sederhana namun sering terlupakan: bahwa kebersamaan adalah cara paling manusiawi untuk bertahan — dan burasa, adalah bahasa persaudaraan mereka.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.ID (@beritapalu_id)

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:bencanaidul fitrikayumalue ngapalebaranlebaran burasamasjid at-tauhid
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Asisten Direktur Jenderal FAO Thanawat Tiensin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Kepala BRIN Arif Satria beserta perwakilan pemerintah Indonesia dari berbagai kementerian dan lembaga dalam pembukaan International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh BRIN dan FAO pada Jumat, 27 Maret 2026 di Jakarta. (©FAO) BRIN dan FAO Dorong Transformasi Peternakan Berkelanjutan Berbasis Sains
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Lebaran Burasa: Dari Reruntuhan Bencana, Lahir Tradisi yang Mempererat

29 March, 2026
Asisten Direktur Jenderal FAO Thanawat Tiensin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Kepala BRIN Arif Satria beserta perwakilan pemerintah Indonesia dari berbagai kementerian dan lembaga dalam pembukaan International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh BRIN dan FAO pada Jumat, 27 Maret 2026 di Jakarta. (©FAO)
Bisnis

BRIN dan FAO Dorong Transformasi Peternakan Berkelanjutan Berbasis Sains

29 March, 2026
Wawali Imelda memberi sambutan pad apembukaan Festival Raudhah di Kawasan Religi, Palu, Jumat (28/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imorn)
Palu

Wawali Imelda Buka Festival Raudhah Sis-Aljufri 2026

29 March, 2026
Ustad Adnan Arsal, Tokoh agama muslim Kabupaten Poso (Kiri) dan Pendeta Rinaldy Damanik, Tokoh agama kristen Kabupaten Poso. Foto : ANTARA/Rangga Musabar
Poso

Tokoh Juru Damai Poso KH Muhammad Adnan Arsal Berpulang

29 March, 2026
Pertemuan kesepakatan pelaksanaan Haul ke-58 Guru Tua. (©dok.)
Komunitas

Capai Kesepakatan, Polemik Pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 Berakhir

28 March, 2026

Berita Populer

Kepala KPP Pratama Palu Tommy Yulianto (kedua kiri) bersama Kasi Pelayanan, Edy Prasetyo (kiri) turun langsung melayani wajib pajak yang akan melaporkan SPT Tahunannya di Aula KPP Pratama Palu, Jumat (27/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

KPP Pratama Palu Buka Loket Akhir Pekan untuk Layani Pelaporan SPT Tahunan

27 March, 2026
Wawali Imelda memberi sambutan pad apembukaan Festival Raudhah di Kawasan Religi, Palu, Jumat (28/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imorn)
Palu

Wawali Imelda Buka Festival Raudhah Sis-Aljufri 2026

29 March, 2026
Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Lebaran Burasa: Dari Reruntuhan Bencana, Lahir Tradisi yang Mempererat

29 March, 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di kelurahan SIranindi, Palu Barat, Kamis (26/3/2026). (©Polresta Palu)
Palu

Pria Lansia di Siranindi Ditemukan Meninggal di Kamar Terkunci

27 March, 2026
Wali Kota dan Sekot melihat langsung kondisi lingkungan saat melakukan peninjauan di Siranindi dan Kamonji, Palu, Jumat (27/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Iwan)
Lingkungan

Camat, Lurah, dan Satgas Diminta Jadi Garda Terdepan Kebersihan Lingkungan

27 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Gedung asrama Panti Asuhan Muhammadiyah di Nunu yang hangus terbakar, Jumat (27/3/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Panti Asuhan dan Gedung Serbaguna Muhammadiyah di Nunu Hangus Terbakar

beritapalu
Rekayasa lalu lintas selama Haul ke-58 Guru Tua. (©Satlantas Polresta Palu)
Palu

Satlantas Polresta Palu Rekayasa Lalu Lintas di Haul Guru Tua

beritapalu
MT dan NA, tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu di Lere, Palu, Jumat (27/3/2026). (©Humas Polresta Palu)
Hukum-Kriminal

Polresta Palu Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Lere, Satunya Perempuan

beritapalu
Rakor pengaman Haul ke-58 Guru Tua di Mapodla Sulteng, Kamis (26/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Antisipasi 75 Ribu Jamaah, Polda Sulteng Rakor Kesiapan Pengamanan Haul Guru Tua

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?