PALU, beritapalu.ID | Patung Garuda di Taman Nasional Jalan Hasanuddin Palu patah lagi sayapnya. Pantauan pada Minggu (15/3/2026), sayap sebelah kanan patah dan menjuntai ke bawah. Peristiwa patahnya sayap ini adalah ketiga kalinya sejak patung tersebut dibangun 2024 lalu.
Sejumlah pihak menyebut, proyek patung Garuda yang dibiayai dari APBD senilai lebih dari Rp2 miliar dan melekat pada pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu itu gagal konstruksi karena patahnya sudah berkali-kali. Sebelumnya, sayap sebelah kiri juga patah.
Menanggapi hal itu, Kepala DLH kota Palu Mohamad Arif mengatakan, pihaknya sedang melakukan konfirmasi dan komplain ke penyedia.
“Iya kita masih konfirmasi dengan penyedianya kenapa kondisinya seperti ini lagi. Kami masih komplain ke penyedianya,” sebutnya dikutip dari ikrapost.com.
Sementara itu, Sekretaris DLH kota Palu Ibnu Munzir menyatakan bahwa itu bukan kegagalan konstruksi.
“Nggaklah, angin kencang, tadi siang, sehingga patah, akan segera diperbaiki kembali, sebab masih dalam tahap pemeliharaan, masih tangung jawab pihak ketiga,” sebutnya.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Palu dikabarkan akan segera menangani kepatahan sayap patung tersebut.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya