PALU, beritapalu.ID | Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tengah (KOJK Sulteng) menilai perkembangan sektor jasa keuangan di Sulawesi Tengah hingga akhir Desember 2025 menunjukkan kinerja yang relatif stabil dengan likuiditas memadai dan profil risiko yang terjaga.
Penilaian itu disampaikan Kepala OJK Suleng, Bonny Hardui Putra pada rilis kinerja triwulan IV 2025 yang dirangkai dengan buka puasa Bersama di Palu, Jumat (13/3/2026).
Di sektor perbankan, aset perbankan mencapai Rp81,71 triliun, tumbuh 3,35% secara tahunan (yoy). Dana Pihak Ketiga (DPK) naik menjadi Rp38,53 triliun (4,67% yoy), sementara penyaluran kredit tumbuh 0,69% yoy menjadi Rp61,47 triliun dengan kualitas kredit yang terjaga pada NPL 1,06%. Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level 159,53%, mencerminkan intermediasi yang kuat.
Perbankan syariah juga mencatatkan pertumbuhan positif dengan aset mencapai Rp4,26 triliun, didukung kepercayaan publik yang meningkat pada DPK sebesar 12,84% yoy. Sementara penyaluran kredit UMKM tercatat Rp17,40 triliun dengan NPL 3,51%, masih di bawah ambang batas 5%.
Di sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), nominal pembiayaan mencapai Rp7,76 triliun per Desember 2025, meningkat dari Rp7,05 triliun pada Desember 2024, didukung kenaikan jumlah kontrak dari 614.579 menjadi 883.444 kontrak. Sektor dana pensiun juga tumbuh positif dengan total aset mencapai Rp112,04 miliar.
Di sektor pasar modal, jumlah investor (SID) di Sulawesi Tengah melonjak menjadi 216.045 SID per Desember 2025, naik signifikan dari 144.159 SID pada Desember 2024. Nilai transaksi saham turut meningkat menjadi Rp1.558,10 miliar dari Rp658,36 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi edukasi, KOJK Sulteng telah melaksanakan 148 kegiatan edukasi keuangan sepanjang 2025 dengan total peserta 142.557 orang. Sementara layanan konsumen mencatat 1.547 aduan sepanjang tahun 2025, terdiri dari 451 pengaduan, 1.075 pemberian informasi, dan 21 penerimaan informasi.
OJK mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus kejahatan digital yang semakin beragam dan tidak membagikan informasi personal seperti kode OTP, PIN, dan CVV kepada pihak manapun. Informasi dan pengaduan dapat disampaikan melalui telepon 157, WhatsApp 081-157-157-157, atau email [email protected].
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya