PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jalan Diponegoro, Kamis (12/2/2026). Kegiatan bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Sejumlah komoditas pangan dijual di bawah harga pasar melalui kerja sama dengan Bulog, petani, serta distributor pangan. Pelaksanaan GPM ini merupakan respons terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya ikan yang menjadi konsumsi utama masyarakat Kota Palu.
Plt Asisten II Setda Kota Palu Rahmat Mustafa yang membuka kegiatan menyampaikan bahwa GPM merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi.
“Inflasi Kota Palu tahun 2025 terkendali dengan baik. Namun, pada awal tahun 2026 angka inflasi agak meningkat. Salah satu penyumbang terbesar pada Januari adalah emas perhiasan dan ikan,” ujar Rahmat Mustafa.
Ia menambahkan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah mengambil sejumlah langkah strategis, salah satunya dengan menggelar pasar murah di berbagai titik. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik dalam berbelanja, karena pemerintah akan terus menghadirkan pasar murah di sejumlah titik lainnya,” katanya.
Kepala DPKP Kota Palu Lukman menyoroti kenaikan harga ikan yang merupakan salah satu komoditas konsumsi utama masyarakat Kota Palu. Harga ikan yang sebelumnya berkisar Rp35.000–Rp40.000 per kilogram, belakangan naik hingga mencapai Rp60.000 per kilogram.
“Karena itu, pada GPM kali ini kami menghadirkan ikan laut dan ikan air tawar dengan subsidi dari pemerintah agar harganya bisa lebih terjangkau. Ini juga upaya stabilisasi harga menjelang Ramadan, saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat,” ujar Lukman.
Komoditas yang tersedia dalam GPM ini antara lain beras, telur, gula pasir, daging ayam, daging sapi, ikan, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok lainnya. Rinciannya: Telur: Rp45.000 per rak; Gula pasir: Rp12.500 per kilogram; Daging ayam: Rp45.000 per ekor; Daging sapi: Rp125.000 per kilogram; Ikan laut (katombo): Rp26.000 per kilogram; Ikan nila: Rp35.000 per kilogram; Ikan bawal: Rp35.000 per kilogram; Bawang merah: Rp35.000 per kilogram; Bawang putih: Rp32.000 per kilogram; dan Beras premium kemasan 5 kilogram: Rp67.500 per kemasan
Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean warga yang telah datang sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kehadiran mereka menunjukkan kebutuhan mendesak akan stabilisasi harga pangan di tengah lonjakan inflasi.
Menurut Rahmat Mustafa, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di berbagai lokasi. Salah satunya adalah Pasar Murah Gade Nolumako di Kelurahan Poboya yang dijadwalkan berlangsung Jumat (13/2/2026).
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya