beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Sigi

Fadlin: Bukan Cuma Balita, Ikan Mujair di Danau Lindu Juga Alami Stunting

Published: 22 September, 2025
Share
Warga memancing di antara eceng gondok yang menutupi permukaan Danau Lindu, Jumat (6/9/2024) (©bmzIMAGES/basri marzuki)
Warga memancing di antara eceng gondok yang menutupi permukaan Danau Lindu, Jumat (6/9/2024) (©bmzIMAGES/basri marzuki)
SHARE

SIGI, beritapalu.ID | Anggota Komisi II Fraksi Gerindra DRPD Sigi, Fadlin menyebut, bukan hanya balita yang mengalami stunting di Kabupaten Sigi, tapi juga dialami oleh ikan mujair di Danau Lindu. Statement itu dinyatakan Fadlin saat mendengar sambutan pembukaan Bupati Sigi pada Festival Utadada yang digelar di RTH Taman Asmaul Husna, Desa Binangga, Marawola, Sabtu (20/9/2025).

Sebelumnya dalam sambutan pembukaan festival tersebut, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menyebut jika angka prevalensi stunting di wilayah Kabupaten Sigi tahun ini meningkat menjadi 33 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 26,4 persen.

Fadlin menyebut, dulu, ikan mujair Danau Lindu adalah yang paling diburu ketika orang-orang berkunjung ke Danau Lindu selain panorama alamnya. Itu karena ikan mujair di wilayah itu bercita rasa khas dan gurihnya berbeda dengan ikan mujair sejenisnya dari wilayah lain.

“Tapi sekarang, ikan mujair Danau Lindu juga terkena stunting, besar di kepala tapi kecil di badan,” imbuhnya.

Menurutnya, itu terjadi karena tidak adanya manajemen perikanan terpadu di destinasi wisata unggulan Sigi tersebut. “Masih ada ikan mujair, tapi kecil-kecil. Saat ini sangat sulit mendapatkannya meski dalam ukuran sebesar empat jari saja. Sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dihukum Push Up Karena Tidak Pakai Masker Berkendara

Ia mengungkapkan, akhir Juli lalu ketika digelar Festival Danau Lindu 2025, Fadlin mengaku termasuk salah seorang yang sangat sulit mendapatkan ikan mujair yang legend di festival itu. Ia menduga, itu terjadi karena populasinya yang semakin menurun dan tidak terkontrolnya penangkapan.

“Sesuai visi Bupati Sigi yang mengutamakan pertanian dan pariwisata sebagai prioritas pembangunan, maka seharusnya Danau Lindu itu menjadi perhatian. Ini penting karena salah satu jualannya adalah panorama dan keunikan alam termasuk kekhasan ikan mujair itu. Kalau salah satunya tidak mendapat titik berat, akan sulit mencapai visi itu,” jelasnya.

Ia lalu mempertanyakan, “kalau tidak ada lagi ikan mujair di Danau Lindu, maka apa lagi selain panorama dan budayanya yang membuat orang mau datang ke Danau Lindu? Maka ini harus segera dibenahi!” tandasnya.

Warga memancing di antara eceng gondok yang menutupi permukaan Danau Lindu, Jumat (6/9/2024) (©bmzIMAGES/basri amrzuki)
Warga memancing di antara eceng gondok yang menutupi permukaan Danau Lindu, Jumat (6/9/2024) (©bmzIMAGES/basri marzuki)

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Fraksi PDIP DPRD Sigi, Jalil SP mengidentifikasi tiga tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan Danau Lindu, baik dalam konteksnya sebagai usaha perikanan maupun pariwisata, yaitu hadirnya tumbuhan eceng gondok di Danau Lindu, pembenihan ikan mujair, dan masalah salinitas termasuk kehadiran ikan-ikan predator di danau itu.

BACA JUGA:  Setrum Ikan di Sungai Toro, Remaja 15 Tahun Dilaporkan Hilang

Eceng gondok menurut Jalil kini telah merebak luas di danau tektonik tersebut. Nyaris tidak ada lagi sudut-sudut Danau Lindu yang tidak ditumbuhi oleh eceng gondok. Kehadirannya dinilai akan sangat merugikan masyarakat setempat karena dipastikan mempersempit wilayah penangkapan.

“Makanya dibutuhkan cara dan teknologi untuk memberantas eceng gondok ini agar tidak semakin merugikan masyarakat,” jelasnya.

Terhadap masalah eceng gondok ini ia memberi solusi pemanfaatan eceng gondak sebagai pupuk organic. Menurutnya ini sejalan dengan program pemerntah yang akan mencetak sawah baru dengan system organic. “Kenapa itdak eceng gondok itu kita jadikan sebagai pupuk organic, teknologinya juga ada koq,” timpalnya.

Tantangan berikutnya soal maksimalisasi peran Balai benih Ikan (BBI) yang ada di wilayah itu. Ia memonitor bahwa sejak bencana 2018 silam, belum pernah lagi ada instansi atau lembaga yang melakukan penyebaran benih ikan mujair di Danau Lindu sebagaimana sebelumnya.

BACA JUGA:  Pemkot Dorong Pengembangan Wisata Minat Khusus di Palu

“Jadi ini salah satu alasan mengapa ikan mujair di Danau Lindu terasa makin kurang. Ya bagaimana tidak, ikannya terus ditangkapi dan bibitnya tidak disebar, lama-lama akan habis, apalagi jika balai benihnya juga tidak membenihkan bibit baru,” tambahnya.

Ia menyebut soal tradisi “ombo” yang masih diberlakukan dan membatasi penangkapan itu termasuk ukuran jaring yang digunakan, namun menurutnya itu tidak menjadi efektif karena diberlakukan di area tertentu saja. Artinya, ombo di satu titik tertentu tidak membatasi titik lainnya untuk tetap dapat ditangkapi.

Belum lagi katanya soal ikan predator yang kini makin merajalela di danau tersebut. “Ini yang menghkhawatirkan karena kalau dibiarkan akan secara alami akan menghabisi ikan-ikan mujair yang ada di danau tersebut,” sebutnya.

Ini mendesak kata Jalil dan pihaknya di DPRD Kabupaten Sigi sangat mendorong dilakukannya langkah-langkah segera dan terpadu untuk mengatasinya sebelum terlambat.

“Kami di DPRD tentu akan mensupport upaya-upaya penanganan tersebut agar ikan mujair di Danau Lindu tidak ikut terkena stunting,” pungkas Jalil. (bmz)

Editor: beritapalu

TAGGED:danau lindudprd sigiikan mujairpariwisataperikanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Stan PT Vale di Gebyar UMKM oleh HIPMI Sultra , 20-21 September 2025. (©PT Vale Indonesia) PT Vale Tampilkan Produk UMKM Binaan di Gebyar UMKM HIPMI Sultra
Next Article Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Kombes Pribadi Sembiring (kiri) menunjukkan barang bukti sabu pada konferensi pers di Mapolda Sulteng, Senin (22/9/2025). (©Humas Polda Sulteng) Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 7,2 Kg Sabu-sabu, Dua Kurir Ditangkap

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi Posko Pengaduan THR oleh AJI Palu. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Komunitas

AJI Kota Palu Buka Posko Pengaduan THR untuk Jurnalis dan Pekerja Media

7 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Sejumlah miras yang disita Polres Sigi dalam Operasi Pekat I Tinombala 2026. (©Humas Polres Sigi)
Hukum-Kriminal

Operasi Pekat Polres Sigi, Sita 155,5 Liter Cap Tikus dan 215 Liter Saguer

beritapalu
Foto bersama usai sertijab ketua dan buka puasa bersama anggota Palado, Sigi, MInggu (8/3/2026). (©Palado)
Sigi

PALADO Ganti Ketua, Komitmen Perlindungan Lingkungan dan Kesetaraan Gender

beritapalu
Tersangka M (18) beserta 13 paket sabu yang disita aparat Polres Sigi. (©Humas Polres Sigi)
Hukum-Kriminal

Sembunyikan Sabu dalam Kaleng Gatsby Pomade, Pria Palolo Diringkus Polres Sigi

beritapalu
Tersangka kasus curanmor, MS dan A yang ditangkap jajaran Polres Sigi. (©Humas Polres Sigi)
Hukum-Kriminal

Polres Sigi Ungkap Kasus Curanmor, Dua Warga Desa Potoya Ditangkap

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?